Anak Rumah Zaman Dulu


Photo by Marjan Grabowsk on Unsplash

Ya, aku sekarang adalah anak rumahan yang sibuk dengan benda pipih berbentuk persegi panjang. Kerjaannya cuman duduk di pojok kamar sambil scroll media sosial. Dipanggil hanya bilang "Iya sebentar". Keluar rumah saja untuk beli gula dan garam. Itu pun karena terpaksa. Jadi seperti inikah generasi muda zaman sekarang? Sibuk dengan dunia maya, tak peduli dengan dunia nyata.

Dulu tak seperti ini anak anak di desaku. Saat itu masih terasa menyenangkan. Mulai dari bermain petak umpet, bersepeda bersama, bermain bola,  dan masih banyak lagi. Permainan ini tidak membedakan antara laki-laki atau perempuan, meskipun begitu tetap saja anak laki-laki yang selalu menang. Sebenarnya anak anak di desa suka mengubah permainan, yang mulanya hanya biasa saja menjadi lebih menyenangkan.

Photo by Robert Collins on Unsplash

Contohnya petak umpet, kebanyakan petak umpet hanya diam dan bersembunyi. Tapi, mereka bermain dengan berlari kesana kemari. Dengan maksud mengecoh penjaganya. Aneh ya? Tapi itu sangat seru dan permainan ini bukan untuk orang penakut. Permainan ini menguji nyali dan memacu adrenalin karena setiap pemain akan bersembunyi di tempat yang jauh dari tempat jaga.

Biasanya bersembunyi di dekat hutan atau di belakang rumah. Mereka akan berpindah tempat jika tempatnya mulai tidak aman. Dengan begitu mereka tidak akan tertangkap semudah itu. Jika tempat jaga mulai sepi, salah satu anak akan mengendap endap untuk menghancurkan benteng yang dibuat si penjaga tempat tersebut.

Jadi ingin mengulang masa itu lagi....




Komentar

Postingan Populer