Rasa Ingin Tahu
![]() |
| Photo by David Menidrey on Unsplash |
Dulu saat masih kecil, aku terus berpikir. Semesta itu luas, lalu apakah semesta itu punya dasar atau batas? Maksudnya, matahari dikelilingi oleh planet yang berputar sesuai porosnya, nah di bawah putaran itu apakah punya dasar? Lalu dasarnya berupa tanah atau sebuah ruang kosong?
Pikiran itu menggangguku. Aku sering melihat ke atas sambil menerka, berapa lamakah aku akan sampai di dasar itu? Katanya di luar sana masih ada makhluk hidup lain atau apalah sebutannya, ah Alien?. Benarkah itu? Atau hanya sebuah bualan belaka. Apa astronout benar benar sampai di bulan? Kalau iya, bagaimana rasanya sampai di bulan? Mereka melihat apa dari bulan?
Pertanyaan demi pertanyaan datang berhamburan di kepala. Saat kecil aku ingin tau dan mencoba banyak hal. Angkasalah yang membuatku tertarik. Baik dengan keindahanya maupun dengan kemisteriusannya. Beberapa pertanyaan itu sudah terjawab sekarang, tapi itu belum tentu pasti. Namun, dengan adanya jawaban yang belum pasti itu muncul banyak pertanyaan baru.
Sekarang adanya teknologi canggih dapat mudah untuk mengakses internet. Informasi juga dapat terpenuhi dengan sekali ketik. Di zaman inilah keingintahuan mulai pudar. Adanya kemudahan membuat rasa penasaran sirna sekejap mata. Tak seperti dulu, jika ingin tahu harus mencari dengan usaha. Sekarang aku hanya memandang langit dengan tatapan indah, bukan tatapan penasaran seperti dulu lagi.



Komentar
Posting Komentar